-->

IKLAN

Iklan Atas

 


RSUD Sambas Klarifikasi Informasi Persalinan di Rumah, Tegaskan Layanan Diberikan Sesuai Prosedur

Rabu, 1/21/2026 WIB Last Updated 2026-01-21T13:29:15Z




SAMBAS Rabu 21 januari 2026 – RSUD Sambas menyampaikan klarifikasi resmi terkait informasi seorang pasien yang diketahui melahirkan di rumah pada Selasa (20/1/2026). Pihak rumah sakit menegaskan tidak ada penolakan pasien dan pelayanan telah diberikan sesuai prosedur berdasarkan hasil pemeriksaan saat pasien datang.


Klarifikasi disampaikan Kabag TU/Humas RSUD Sambas, H. Muhardi, pada Rabu (21/1/2026). Menurut keterangan RSUD, pasien datang ke IGD Maternal sekitar pukul 02.30 WIB dengan keluhan mules sejak pukul 01.00 WIB, disertai pengeluaran lendir bercampur darah. Setiba di fasilitas layanan, pasien disebut menjalani anamnesis dan pemeriksaan fisik oleh petugas/bidan jaga.


Berdasarkan hasil pemeriksaan saat itu, RSUD menyatakan kondisi ibu dan janin dalam keadaan stabil serta belum memasuki fase persalinan aktif. Petugas, menurut RSUD, telah memberikan penjelasan kepada pasien dan keluarga sekaligus menawarkan dua opsi layanan, yakni menunggu untuk observasi di RSUD atau pulang dengan catatan segera kembali apabila kontraksi semakin sering atau kuat, atau muncul tanda-tanda kegawatdaruratan.



RSUD menyebut pasien dan keluarga memilih pulang dengan pertimbangan jarak rumah yang dinilai dekat. Sekitar pukul 04.00 WIB, keluarga pasien kembali ke IGD Maternal dan menyampaikan keberatan karena pasien kemudian melahirkan di rumah. RSUD menyatakan petugas berupaya menjelaskan kembali kronologi layanan dan pertimbangan medis sesuai kondisi pemeriksaan awal.


Pada saat bersamaan, RSUD menjelaskan petugas juga menangani pasien lain yang telah memasuki fase persalinan aktif dan membutuhkan penanganan segera sesuai prioritas layanan kegawatdaruratan. Setelah penanganan pasien lain selesai, pihak RSUD menyampaikan keluarga pasien kemudian tidak terpantau lagi di area IGD Maternal.


RSUD Sambas menyampaikan keprihatinan atas situasi tersebut serta membuka ruang komunikasi untuk klarifikasi dengan keluarga pasien. Pihak rumah sakit juga mempersilakan penyampaian pengaduan melalui kanal resmi agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.


Sebagai bagian dari edukasi layanan, RSUD mengimbau masyarakat segera kembali ke fasilitas kesehatan apabila kontraksi makin rapat dan kuat, terjadi pecah ketuban, perdarahan, atau muncul keluhan lain yang mengarah pada kondisi gawat darurat.


Redaksi-SERGAP Dirgantara7

Komentar

Tampilkan

  • RSUD Sambas Klarifikasi Informasi Persalinan di Rumah, Tegaskan Layanan Diberikan Sesuai Prosedur
  • 0

Terkini

ads bottom PASANG IKLAN ?