Sergap Dirgantara7 // SAMBAS, Jumat, 13 Maret 2026 – Bupati Sambas bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung terhadap pelayanan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sambas, Jumat, 13 Maret 2026. Hasil pemantauan tersebut memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di 15 SPBU se-Kabupaten Sambas berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Pemantauan dilakukan sebagai langkah pemerintah daerah untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap ketersediaan pasokan energi. Dalam kegiatan itu, Bupati Sambas hadir bersama unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres, Dandim, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri.
Bupati Sambas menyampaikan, kepastian mengenai kondisi pasokan BBM diperoleh setelah pemerintah daerah melakukan komunikasi langsung dengan Pertamina Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil konfirmasi tersebut, kuota dan stok BBM untuk wilayah Kabupaten Sambas dipastikan tetap tersedia.
“Setelah kami konfirmasi dengan Pertamina Kalbar, alhamdulillah stok BBM untuk 15 SPBU se-Kabupaten Sambas aman dan terkendali,” ujar Bupati Sambas.
Pemerintah Kabupaten Sambas selanjutnya mengimbau masyarakat pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurut pemerintah daerah, stabilitas distribusi hanya dapat terjaga apabila penyaluran berlangsung tertib dan konsumsi masyarakat tetap sesuai kebutuhan.
Selain itu, pemerintah daerah bersama Forkopimda menyatakan akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara intensif terhadap distribusi BBM di lapangan. Langkah ini ditempuh untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung normal serta mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sambas juga mengingatkan para pemilik SPBU dan pelaku usaha agar tidak melakukan praktik spekulatif dalam penyaluran BBM. Seluruh penjualan diminta tetap dilakukan secara tertib, sesuai prosedur, dan mengedepankan kepentingan pelayanan publik.
Pemantauan langsung ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Forkopimda dalam menjaga stabilitas pasokan energi dan memastikan situasi daerah tetap kondusif.
stok BBM di 15 SPBU Sambas aman. Yang dibutuhkan saat ini bukan kepanikan, melainkan ketertiban, pengawasan, dan pembelian sesuai kebutuhan.




