Sergap Dirgantara7/JAKARTA - Kabupaten Sambas dipastikan menjadi salah satu daerah prioritas penerima program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program tersebut dirancang dengan konsep boarding school dan diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan di wilayah perbatasan.
Kepastian itu mengemuka dalam pertemuan Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. dengan Menteri Sosial RI Dr. H. Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.
Dalam audiensi tersebut, dua agenda utama menjadi pembahasan, yakni rencana pembangunan Sekolah Rakyat dan percepatan pembangunan sosial di kawasan perbatasan.
Bagi Kabupaten Sambas, pertemuan itu menjadi momentum strategis. Selain menyampaikan langsung aspirasi daerah, pemerintah kabupaten juga memperoleh kepastian bahwa Sambas termasuk dalam wilayah yang diprioritaskan untuk menerima program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial.
“Alhamdulillah, kami diberi kesempatan untuk menyampaikan langsung aspirasi daerah kami sebagai wilayah perbatasan. Insya Allah, Sambas termasuk dalam program prioritas ini,” ujar Bupati Satono.
Satono menjelaskan, program Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas nantinya akan difokuskan bagi anak-anak dari keluarga fakir miskin, anak yatim, serta anak-anak putus sekolah. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk membuka akses pendidikan yang lebih layak sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sambas juga siap memberikan dukungan penuh terhadap realisasi program tersebut, termasuk dalam penyediaan tenaga pengajar yang profesional dan berkualitas.
Konsep boarding school dinilai relevan untuk menjawab tantangan pendidikan di wilayah perbatasan. Selain memperluas jangkauan layanan pendidikan, model ini juga diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih terarah, aman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Selain agenda pendidikan, audiensi tersebut juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan sosial di daerah perbatasan. Sebagai wilayah yang berada di beranda terdepan NKRI, Sambas dinilai memerlukan perhatian yang lebih kuat dalam aspek pendidikan, perlindungan sosial, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sambas dan Kementerian Sosial RI dalam mendorong pemerataan akses pendidikan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Masuknya Sambas dalam prioritas program Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan yang layak.




