-->

IKLAN

Iklan Atas

 


Viral Video Ancaman terhadap Jurnalis Gegerkan Tangerang, Rasmono. SH, Desak Polda Banten Bertindak Tegas

Redaksi™
Minggu, 5/17/2026 WIB Last Updated 2026-05-17T02:07:09Z



SERGAP7/ TANGERANG,  – Viral sebuah video berisi dugaan ancaman terhadap insan pers kembali menghebohkan masyarakat Kabupaten Tangerang. Rekaman yang menyebar luas di berbagai WhatsApp Group (WAG) sejak Sabtu malam (16/5/2026) sekitar pukul 19.40 WIB itu memicu kecaman publik karena dinilai mengandung unsur intimidasi dan ancaman kekerasan terhadap profesi wartawan.


Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang pria bertelanjang dada mengenakan penutup kepala bermotif batik sambil memegang besi bulat panjang berlapis stainless. Dengan nada tinggi dan penuh emosi, pria itu melontarkan kalimat bernada ancaman yang dianggap meresahkan masyarakat serta berpotensi menimbulkan ketakutan terhadap kebebasan pers.


Pria tersebut terdengar mengatakan:


> “Ada media langkahi dulu mayat saya..! Jangan macam-macam masuk wilayah orang. Saya pukul kamu pakai ini, mampus kamu di sini..! Patah leher kamu..!! Kamu culik orang-orang saya, saya gorok leher kamu!”


Video tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan grup percakapan warga Tangerang. Banyak pihak menilai ucapan itu tidak sekadar luapan emosi spontan, melainkan dugaan ancaman serius yang dapat mengarah pada pelanggaran hukum pidana.


Ancaman terhadap Pers Dinilai Ganggu Demokrasi dan Kebebasan Informasi


Beredarnya video tersebut memunculkan kekhawatiran terkait keamanan jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik. Sejumlah kalangan menilai intimidasi terhadap media dapat mencederai prinsip demokrasi, kebebasan berekspresi, serta keterbukaan informasi publik.


Selain itu, situasi tersebut dinilai berpotensi memperburuk kondusifitas sosial di wilayah Tangerang apabila tidak segera ditangani secara profesional dan transparan oleh aparat penegak hukum.


Rasmono. SH, Minta Polisi Bertindak Cepat dan Tegas


Direktur PT DIG (Digital Indo Group), Rasmono. SH, mengecam keras isi video viral tersebut. Ia mendesak Ditreskrimum Polda Banten bersama jajaran Polres Tangerang segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pria dalam video dan menindak tegas apabila ditemukan unsur pidana.


Menurut Rasmono. SH, ancaman yang disampaikan secara terbuka melalui ruang digital tidak boleh dianggap sepele karena dapat menimbulkan keresahan publik sekaligus intimidasi terhadap profesi wartawan.


> “Saya meminta Ditreskrimum Polda Banten bersama jajaran Polres Tangerang segera mengusut dan menangkap pelaku ancaman terhadap insan pers yang videonya viral di WhatsApp Group masyarakat Tangerang. Apa pun alasannya, tindakan intimidasi dan ancaman kekerasan terhadap profesi media tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum,” tegas Rasmono saat dimintai tanggapan di kantornya, Sabtu (16/5/2026).


Ia menambahkan, apabila dalam penyelidikan ditemukan unsur pidana, maka proses hukum harus ditegakkan secara profesional dan transparan agar memberikan efek jera.


> “Kalau yang disebut ‘media’, berarti menyangkut marwah profesi pers secara umum. Jangan sampai ada pihak yang merasa bebas mengintimidasi wartawan dengan ancaman kekerasan. Negara tidak boleh kalah oleh gaya premanisme,” tambahnya.


Rasmono. SH, yang juga menjabat sebagai Kuasa Hukum Media Warta Indonesia News menilai perlindungan terhadap wartawan merupakan bagian penting dalam menjaga supremasi hukum, demokrasi, dan kebebasan pers di Indonesia.


Warga Tangerang Khawatir Muncul Pembiaran Premanisme


Sejumlah warga Kabupaten Tangerang berharap aparat kepolisian segera bertindak cepat untuk menelusuri identitas pria dalam video tersebut serta mengungkap motif di balik ancaman yang viral di media sosial.


Masyarakat khawatir apabila tindakan intimidasi dibiarkan tanpa penanganan serius, maka dapat memunculkan rasa takut sekaligus menimbulkan kesan adanya pembiaran terhadap aksi premanisme.


> “Kalau benar ada unsur intimidasi dan ancaman kekerasan, harus diproses hukum. Jangan sampai masyarakat takut dan muncul kesan ada pembiaran terhadap aksi premanisme,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pria dalam video, lokasi pasti kejadian, maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut. Meski demikian, video tersebut telah menjadi perhatian luas masyarakat dan terus diperbincangkan di berbagai platform media sosial.


Tim awak media masih terus menghimpun informasi lebih lanjut dari aparat penegak hukum dan pihak terkait guna memastikan fakta sebenarnya di lapangan.

Komentar

Tampilkan

  • Viral Video Ancaman terhadap Jurnalis Gegerkan Tangerang, Rasmono. SH, Desak Polda Banten Bertindak Tegas
  • 0

Terkini

ads bottom PASANG IKLAN ?