-->

IKLAN

Iklan Atas

 


LEBIH BAIK MATI DI RANTAU ORANG, DARIPADA LARI MEMBAWA AIB ADAT MAKASSAR

Redaksi™
Sabtu, 7/25/2026 WIB Last Updated 2026-07-25T11:04:40Z


Pesan Abadi Sultan Hasanuddin, Sang Ayam Jantan dari Timur:

 

SERGAP 7// Makassar + Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai. Lebih baik tenggelam daripada berjalan mundur."25 /  7 / 2026

 

"Ke mana pun kau melangkah, ke mana pun kau merantau, JANGAN PERNAH MEMBUAT MALU SUKU MAKASSAR DI KAMPUNG ORANG."

 

"Lebih baik mati dengan kehormatan, daripada hidup menanggung malu seumur hidup."

 

"Tak ada kemenangan yang indah jika diraih dengan merendahkan diri. Tak ada kehilangan yang menyedihkan selain kehilangan harga diri sendiri."

 

Itulah sumpah hati yang mengalir dalam darah kita, berlandaskan falsafah suci SIRI’ NA PACCE:


🔹 SIRI’ = Harga diri lebih mahal daripada nyawa. Tak pantas kita tunduk pada ketidakadilan atau lari ketakutan.


🔹 PACCE = Jika satu saudara terhina, seluruh kaum merasa terhina. Kita berjuang bersama, berdiri tegak bersama, dan tak akan pernah meninggalkan kawan di masa sulit.

 

Bagi anak Makassar, merantau bukan sekadar mencari rezeki — melainkan membawa amanah nama baik seluruh keluarga, kaum, dan tanah kelahiran.


Lebih baik berjuang habis-habisan sampai titik darah penghabisan di tempat orang, daripada pulang membawa aib yang tak akan terhapus sampai anak cucu.

 

Kita tak pernah diajarkan untuk mundur. Kita diajarkan untuk berdiri tegak, memegang janji, dan menjaga martabat setinggi langit.


Ingatlah selalu: Siri’ adalah nyawa kita. Nama Makassar adalah harga mati yang tak boleh ternoda sedikit pun, di mana pun kita berpijak.

  

Redaksi

Komentar

Tampilkan

  • LEBIH BAIK MATI DI RANTAU ORANG, DARIPADA LARI MEMBAWA AIB ADAT MAKASSAR
  • 0

Terkini

ads bottom PASANG IKLAN ?