-->

IKLAN

Iklan Atas

 


Dari Kepedulian Menuju Kemandirian, Satono Bantu 67 Penyandang Disabilitas di Sambas dengan Kaki Palsu

Jumat, 9/25/2026 WIB Last Updated 2026-09-25T06:00:23Z

Bantuan diberikan kepada warga yang membutuhkan untuk menunjang mobilitas dan kemandirian. Penyaluran dilakukan secara berkelanjutan dan disebut telah menjangkau 67 penerima.


SAMBAS | SergapDirgantara7 — Kepedulian terhadap penyandang disabilitas terus diwujudkan melalui bantuan kaki palsu bagi warga Kabupaten Sambas yang membutuhkan. Hingga penyaluran kelima, jumlah penerima manfaat disebut telah mencapai 67 orang.


Dalam salah satu penyaluran yang terdokumentasi, Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. menyerahkan bantuan kaki palsu kepada 13 penyandang disabilitas di kediamannya di Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Sambas.


Bantuan tersebut berasal dari dana pribadi Satono dan diberikan untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan fisik agar lebih leluasa menjalani aktivitas sehari-hari.


Bagi penerima, kaki palsu bukan sekadar alat bantu. Kehadirannya berkaitan langsung dengan kemampuan bergerak, bekerja, bersosialisasi, serta menjalani kehidupan secara lebih mandiri.


Satono berharap bantuan tersebut dapat digunakan dengan nyaman dan memberikan manfaat nyata bagi para penerima. Ia juga membuka ruang bagi warga lain yang masih membutuhkan kaki palsu agar dapat didata untuk mendapatkan perhatian serupa.


Penyaluran yang telah dilakukan berulang kali menunjukkan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas tidak berhenti pada satu kegiatan. Pendataan dan kesinambungan bantuan menjadi bagian penting agar warga yang membutuhkan tidak luput dari perhatian.


Dalam konteks pelayanan sosial, dukungan terhadap penyandang disabilitas juga menyentuh persoalan yang lebih luas, yakni aksesibilitas, kemandirian dan kesempatan yang setara untuk beraktivitas di tengah masyarakat.


Dengan total penerima yang disebut telah mencapai 67 orang, bantuan kaki palsu tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian langsung yang manfaatnya dapat dirasakan secara konkret oleh masyarakat.


Bagi penyandang disabilitas, satu alat bantu dapat membawa perubahan besar: membuka kembali ruang gerak, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperluas kesempatan untuk menjalani kehidupan secara lebih mandiri.


SergapDirgantara7 | Sambas


Komentar

Tampilkan

  • Dari Kepedulian Menuju Kemandirian, Satono Bantu 67 Penyandang Disabilitas di Sambas dengan Kaki Palsu
  • 0

Terkini

ads bottom PASANG IKLAN ?