-->

IKLAN

Iklan Atas

 


Bupati Satono Pimpin Panen Perdana PM-AAS, Sambas Pacu Modernisasi Pertanian

Selasa, 8/18/2026 WIB Last Updated 2026-08-18T14:23:49Z

Program pada kawasan seluas 30 hektare di Semparuk memanfaatkan mekanisasi, teknologi presisi, dan drone pertanian untuk meningkatkan efisiensi usaha tani.


SergapDirgantara7 — Selasa, 18 Agustus 2026

SAMBAS — Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar panen perdana program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Semparuk, Kecamatan Semparuk, Selasa (18/8/2026).


Program tersebut diterapkan pada kawasan seluas 30 hektare yang dikelola Sukiman, Ketua Kelompok Tani Dare Nandung I. BBRMP Kalimantan Barat


PM-AAS mengintegrasikan mekanisasi, budidaya presisi, pengelolaan sarana produksi, dan penggunaan drone pertanian untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya usaha tani.


Panen dipimpin Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., didampingi Wakil Bupati H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., dan Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., M.A.P.


Hadir pula Kepala BBRMP Kalimantan Barat, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, Camat Semparuk, dan masyarakat setempat.


Satono menyebut panen perdana tersebut sebagai tonggak transformasi pertanian Sambas dari sistem konvensional menuju budidaya berbasis teknologi.


“Penerapan PM-AAS menjadi tonggak penting transformasi sektor pertanian di Kabupaten Sambas. Kita tidak lagi hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi mulai mengadopsi teknologi presisi, mekanisasi, dan penggunaan drone pertanian,” ujar Satono.


Ia menilai hasil panen menunjukkan perkembangan positif meskipun budidaya berlangsung di tengah tantangan kemarau dan El Niño. Namun, keterangan yang diterima belum mencantumkan angka produktivitas atau hasil ubinan per hektare.


Pemkab Sambas akan melanjutkan dukungan melalui penyediaan infrastruktur, pendampingan petani, dan perluasan pemanfaatan teknologi. Kawasan PM-AAS di Semparuk juga diharapkan menjadi tempat pembelajaran bagi kelompok tani lainnya.


TP PKK Kabupaten Sambas turut mendukung penguatan ketahanan pangan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi pemerintah, petani, masyarakat, dan pemangku kepentingan dinilai penting untuk mewujudkan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.


Keberhasilan program selanjutnya perlu diukur melalui produktivitas, efisiensi biaya, penguasaan teknologi, dan peningkatan pendapatan petani. Tolok ukur tersebut penting agar modernisasi pertanian memberi manfaat nyata sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Sambas.


#Sambas_Berkah_Berkemajuan


#Sambas_Berkah_Berkemajuan

Komentar

Tampilkan

  • Bupati Satono Pimpin Panen Perdana PM-AAS, Sambas Pacu Modernisasi Pertanian
  • 0

Terkini

ads bottom PASANG IKLAN ?