-->

IKLAN

Iklan Atas

 


Satu Pintu Ekspor-Impor Diapresiasi, Pakar Minta Pengawasan Juga Diterapkan pada Semua Hasil Alam

Redaksi™
Minggu, 6/14/2026 WIB Last Updated 2026-06-14T11:13:20Z


 


SERGAP 7// Jakarta, 14 Juni 2026 – Kebijakan penyederhanaan alur ekspor dan impor menjadi sistem satu pintu yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi tinggi dari pengamat hukum dan ekonomi. Menurut penilaiannya, langkah ini merupakan terobosan penting untuk menekan kebocoran keuangan negara dan memberantas praktik penyimpangan yang selama ini merugikan perekonomian nasional.

 

“Sepertinya tim penasihat Presiden telah memberikan masukan yang sangat berarti. Proses yang cukup melalui satu pintu tanpa berbelit-belit akan memangkas celah bagi oknum yang mengambil keuntungan sepihak,” ujar Prof. Dr. Sutan Nasomal SH, MH, dalam keterangannya kepada sejumlah pemimpin redaksi media di Jakarta, hari ini.

 

Prof. Sutan menilai kebijakan tersebut adalah langkah tepat untuk meningkatkan keamanan alur perdagangan luar negeri. Ia meyakini sistem ini dapat mencegah kebocoran kekayaan negara yang selama ini terjadi. Lebih lanjut, ia meminta pemerintah memperluas mekanisme pengawasan serupa ke seluruh sektor pengelolaan sumber daya alam.

 

“Pengawasan ketat juga perlu diterapkan pada penjualan energi, hasil laut, pertanian, hutan, getah, pertambangan, minyak, dan perkebunan. Selama ini kekayaan alam kita banyak dicuri oleh oknum dan perusahaan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang bekerja sama dengan sejumlah pejabat,” tegasnya.

 

Menurutnya, dengan pengawasan yang teratur dan tegas, harga jual komoditas akan menjadi lebih wajar dan menguntungkan negara serta masyarakat. Praktik persaingan tidak sehat atau penyalahgunaan wewenang pun dapat diminimalkan.

 

Pakar Hukum Internasional ini juga mengusulkan agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penelusuran menyeluruh terhadap alur perdagangan ekspor selama sepuluh tahun terakhir.

 

“Sudah banyak ‘tikus ekonomi’ yang bergerak bebas seolah menguasai jalur ini. Jika diperiksa tuntas, besar kemungkinan kerugian negara yang terjadi selama ini dapat dipulihkan kembali,” tambahnya.

 

Sebagai Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia dan pengasuh Ponpes Ass-Saqwa Plus, Prof. Sutan menyampaikan harapannya. Ia berharap ketegasan Presiden Prabowo dalam memperbaiki sistem ini benar-benar membawa dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat dan kemajuan perekonomian Indonesia.

 

Sumber: Keterangan pers Prof. Dr. Sutan Nasomal SH, MH, Pakar Hukum Internasional dan Ekonomi

Red/ Prof

 

 

Komentar

Tampilkan

  • Satu Pintu Ekspor-Impor Diapresiasi, Pakar Minta Pengawasan Juga Diterapkan pada Semua Hasil Alam
  • 0

Terkini

ads bottom PASANG IKLAN ?