SERGAP 7// Kapetakan, Cirebon — SMKN 1 Kapetakan kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini menjadi tahun keempat berturut-turut sekolah tersebut dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan upacara kemerdekaan di Kecamatan Kapetakan.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kapetakan. Hadir Camat Kapetakan, Aditya Arif Maulana, S.STP, beserta jajaran, Kapolsek Kapetakan AKP Rudiyana bersama personel, Kepala SMKN 1 Kapetakan Hj. Rosnanti, S.Pd., M.M., para guru, siswa dan siswi, para kuwu se-Kecamatan Kapetakan, serta unsur SPPG Kapetakan dan tamu undangan lainnya.
Pengibaran Merah Putih Berlangsung Khidmat
Momentum puncak upacara ditandai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih. Seluruh peserta mengikuti prosesi tersebut dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan perjuangan panjang bangsa Indonesia dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan.
Upacara dipimpin langsung oleh inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan terus memperjuangkan cita-cita Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil, dan makmur.
Peringatan kemerdekaan, menurutnya, tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial tahunan. Nilai kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan persatuan di tengah berbagai tantangan zaman.
Semangat Proklamasi Harus Menjadi Tindakan Nyata
Pada momentum HUT ke-81 RI, semangat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 kembali dimaknai sebagai pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan keberanian untuk menentukan masa depan bangsa sendiri.
“Indonesia berdaulat, adil, dan makmur bukan sekadar cita-cita yang diucapkan dalam upacara, tetapi harus menjadi tujuan yang diperjuangkan melalui tindakan nyata. Generasi muda harus memiliki pendidikan, karakter, patriotisme, serta keberanian untuk berkontribusi bagi bangsa,” menjadi semangat yang mengemuka dalam peringatan tersebut.
Bagi dunia pendidikan, nilai kemerdekaan memiliki arti penting. Sekolah tidak hanya dituntut mencetak lulusan yang memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga generasi yang memiliki integritas, disiplin, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Jiwa Patriotisme Tertanam di Lingkungan SMKN 1 Kapetakan
Semangat patriotisme juga terlihat dari keterlibatan seluruh unsur sekolah dalam menyukseskan pelaksanaan upacara. Salah satunya disampaikan oleh Eko, selaku Humas SMKN 1 Kapetakan, yang menilai kepercayaan menjadikan sekolah sebagai tuan rumah selama empat tahun berturut-turut merupakan tanggung jawab yang harus dijaga bersama.
Menurutnya, pelaksanaan upacara kemerdekaan menjadi ruang pembelajaran langsung bagi para siswa untuk memahami arti persatuan, kedisiplinan, nasionalisme, dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Kepercayaan yang terus diberikan kepada SMKN 1 Kapetakan juga menjadi bukti pentingnya sinergi antara pihak sekolah, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga nilai kebangsaan.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMKN 1 Kapetakan bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk menghidupkan kembali jiwa Proklamasi: Indonesia harus terus bergerak maju, menjaga kedaulatan, memperkuat persatuan, serta menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.
Red/ John






