SERGAP 7// Program pomanisasi rumah pompa(Irpom) yang bersumber dari kementrian pertanian /APBN yang di alokasikan untuk pertanian kabupaten Cirebon dalam pelaksanaanya , proyek tersebut mendapatkan sorotan dari kalangan masyarakat petani.
Di duga kelompok tani merasa kecewa karena proyek Irpom di kerjakan oleh pemborong melalui hasil tunjuk dinas.yang searusnya proyek tersebut di kerjakan melalui swakelola atau padat karya namun dalam prakteknya di kerjakan oleh pemborong dan para pekerja proyek dari Desa lain sehingga petani sekitar berdampak tidak di pekerjakan pada proyek irpom tersebut .
Dari rangkaian informasi dari kelompok Tani terkait keuangan, awak media mencoba menggali infomasi kebenaran melalui BPP pertanian kec.Gegesik menemui sala satu orang yang punya peranan penting yaitu inisial N memberikan keterangan kepada awak media bahwa BPP hanya mengusulkan saja dan silakan klu mempertanyakan tentang anggaran dan teknis bangunan ke inisial D.atau juga bisa langsung ke dinas ucapnya ke pada awak media.28./7 2026
Media pun mencoba menghubungi Kabid dinas pertanian melalui wa. untuk konfirmasi namun di arahkan ke kasi aja .yang berinisial D.awak media pun mencoba mengubungi kasi namun kasi pun mengarahkan ke kadis .takut sala ngasi keterangan ucapnya ke pada awak media.
Awak media mencoba mengubungi kadis inisial N C melalui via wa untuk konfirmasi terkait anggaran proyek irpom tersebut.dan langsung mendatangi kantor dinas pertanian dan bertemu dengan staf kantor inisial K ia mengatakan kepada awak media bahwa kadis ada tidak dapat di temui karena mau rapat.ucapnya
Dengan adanya rangkaian infomasi dan komunikasi ke pihak dinas awak media di lempar sana sini untuk konfirmasi terkait anggaran proyek irpom terssebut sehingga menduga bahwa anggaran proyek menjadi ajang bacakan oknum dinas.
Semetara itu bentuk fisik dari bangunan matrial mengabiskan batako herbel dua kubik dan ukuran besi 6mm dan 8 mm. Dan kedalaman pondasi 30 cm kata pemborong inisal A.dan dalam investigasi awak media ke lokasi lokasi proyek di tiap desa tidak melihat adanya papan proyek atau infomasi anggaran
Sehingga menimbulkan dugaan terkait anggaran dan patut di pertanyakan terkait jumlah yang di terima untuk satu lokasi proyek .,.dengan adanya pemberitaan ini pihak media membuka ruang hak jawab kepada pihak dinas .
.Tim liputan Cirebon ...jhon






