Sergap7// Tanggamus, (") – Kondisi akses jalan di Pekon Margo Mulyo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, kini sangat memprihatinkan dan menjadi keluhan utama masyarakat. Jalan yang menjadi urat nadi mobilitas warga tersebut kondisinya rusak parah, berupa tanah becek yang penuh dengan bekas roda kendaraan dan genangan air, sehingga menyulitkan lalu lintas, Rabu (22/4/2026).
Badan jalan terlihat hancur, berlubang, dan membentuk alur-alur dalam yang berisi air keruh. Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan, baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan, saat curah hujan tinggi, akses ini nyaris tidak bisa dilalui.
Dampaknya sangat terasa pada aktivitas sehari-hari warga, terutama dalam hal distribusi hasil bumi. Jalan yang sulit dilalui membuat biaya angkutan menjadi lebih mahal dan waktu tempuh menjadi lebih lama, yang pada akhirnya merugikan perekonomian masyarakat setempat.
“Kami sangat berharap pemerintah daerah Kabupaten Tanggamus dan instansi terkait dapat segera merealisasikan perbaikan jalan ini. Sudah lama kami merasakan kesulitan, dan kondisi ini semakin parah saat musim hujan,” ujar salah satu warga setempat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pekon Margo Mulyo, Tugino, membenarkan keprihatinan warga. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang masih berupa tanah tersebut benar-benar menyulitkan saat musim penghujan tiba.
“Saya tidak henti-hentinya memperjuangkan perbaikan akses jalan tersebut. Notabene-nya jalan itu tanah, kalau saat musim hujan akses jalan itu lumpuh. Kendaraan pun harus menggunakan rantai agar bisa melintas,” ungkap Tugino.
Ia menuturkan, upaya perjuangan untuk perbaikan jalan tersebut sudah dilakukan sejak lama. Proposal pengajuan sudah digulirkan sejak tahun 2011, dan saat ini usulan tersebut sudah sampai ke tangan Bupati Tanggamus yang sekarang menjabat, H. Saleh Asnawi.
“Kita berharap jalan itu dikasih pengeras, enggak perlu harus mulus-mulus amat. Karena kita tahu kalau jalan itu harus mulus sempurna, biayanya pasti mahal dan sulit terealisasi. Yang penting bisa dilalui dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kepastian kapan perbaikan akan dilakukan. Warga pun terus menanti janji dan rencana perbaikan yang diharapkan dapat segera terwujud demi kelancaran transportasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Tim







