SAMBAS, 17 Februari 2026 – Operasi pencarian korban hilang di perairan Pantai Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, memasuki hari kedua pada Selasa (17/2/2026). Tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran laut dan pemantauan sepanjang garis pantai.
Korban merupakan anak dari almarhum Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sambas yang meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan putranya dari terjangan ombak pada Senin (16/2/2026).
Sejak pagi, unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan nelayan setempat melakukan koordinasi dan pembagian sektor pencarian. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet di area perairan, disertai pemantauan intensif di sepanjang pesisir untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus.
Kondisi gelombang di lokasi dilaporkan menjadi tantangan dalam operasi pencarian, sehingga pergerakan tim menyesuaikan situasi lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Di tengah proses pencarian, doa dan harapan terus mengalir dari masyarakat Kabupaten Sambas dan berbagai pihak lainnya. Solidaritas warga terlihat melalui dukungan moril kepada keluarga korban serta partisipasi relawan yang turut membantu upaya pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian. Operasi SAR akan terus dilanjutkan sesuai prosedur dan evaluasi tim gabungan di lapangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika gelombang di kawasan pesisir, khususnya saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
-SERGAP Dirgantara7












